Dikutip dari page facebook Rahmatan Lil-Alamin
(Tulisan dibuat ketika beliau mmenjadi dosen tamu di North South University, Bashundhara )
Saya ingin share materi kuliah pagi tadi secara singkat. Salah satu topik yang saya bahas di kelas adalah persoalan KNOW YOURSELF (mengenal diri sendiri). Mengenal diri sendiri itu harus berangkat dari persoalan "apa maknanya anda melakukan sesuatu" (WHAT YOU ARE MEANT TO DO).
Topik ini bersifat umum, dan ini sangat penting untuk dunia pendidikan dan juga bagi orang tua dalam mendidik anak-anak.
Setiap orang memiliki tujuan dalam hidupnya (PURPOSE), tujuan yang ingin kita capai inilah yang mengidentifikasi siapa diri kita. Tanpa tujuan, hidup kita tidak akan bisa mewujudkan BE WHO YOU ARE (Tunjukanlah siapa diri anda). Dan siapa diri kita ini adalah wilayah AUTONOMY (mandiri), artinya kita bisa menjadi diri sendiri itu tidak ditekan dari luar diri kita (faktor eksternal) atau dibentuk secara paksa oleh orang lain, tetapi tumbuh dan berkembang secara ikhlas dari diri kita sendiri (faktor internal).
Mengapa kita harus memiliki kemandirian? Karena manusia itu secara normal mempunyai hasrat/keinginan (PASSIONS), manusia bukan benda mati. Manusia diberi hasrat oleh Allah agar bisa memanifestasikan hasratnya, maka "kerjakanlah apa yang anda ingin lakukan (DO WHAT YOU WANT). Apakah kita bisa melakukan apa yang kita inginkan? Insyaallah bisa, karena Allah memberi setiap manusia anugerah (GIFTS) berupa potensi, bakat dan talenta. Maka, "lakukan apa yang anda bisa" (DO WHAT YOU CAN).
Jadi, tujuan hidup itulah "visi", hasrat kita menjabarkan "misi", dan karunia-karunia (potensi dan bakat) adalah gambaran tentang kapasitas dan kompetensi kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar